KLATEN — Bhayangkara-lipsus.com —Bertempat di Resto Omah Deso, di laksanakan Pengukuhan Paguyuban Braja Mandiri Kabupaten Klaten di sebagai upaya untuk meningkatkan kemajuan dan kesejahteraan para petani di Kabupaten Klaten pada Sabtu 12 September 2026.
Wakil pengurus Braja Mandiri Roni menjelaskan acara pengukuhan Braja Mandiri di kabupaten Klaten didirikan untuk mewujudkan pengelolaan dari mesin pertanian atau alsintan di Klaten yang profesional dan mandiri, modern, efisien, konsisten dalam mendukung pertanian maju, produktif dan berkelanjutan pertanian di kabupaten Klaten,
Jadi misi kita supaya petani” tentunya kami akan mengakomodir semua kebutuhan para petani untuk memiliki peralatan” yang canggih. untuk meningkatkan produktifitas dan kita juga menghimpun dan mempererat persaudaraan antar pengelola alsintan di kabupaten Klaten, untuk meningkatkan profesional dan kapasitas pengelola alsintan melalui pendidikan dan pelatihan dan berbagai pengalaman, ujarnya.
Dengan di bentuknya paguyuban Braja Mandiri akan mendorong pengelolaan alsintan yang modern , efektif, efisien, trnsparan dan bertanggung jawab,
Menjalin kemitraan dengan pemerintah, kelompok tani, gapoktan, pelaku usaha dan lembaga terkait pengembangan mekanisme pertanian di kabupaten Klaten khususnya, mendukung percepatan mekanisasi pertanian untuk meningkatkan produktivitas, efisien, usaha tani, kesejahteraan pertanian di kabupaten Klaten, mengembangkan semangat gotong royong, pelayanan dan inovasi dalam mengelola alsintan secara berkelanjutan,
Roni menambahkan, didirikannya Braja Mandiri untuk komunikasi, koordinasi dan kerjasama antar pengelola alsintan, guna meningkatkan pelayanan alsintan serta mendukung pembangunan pertanian di kabupaten Klaten,
Tujuan khusus menjadi forum komonikasi dan silahturahmi pengelola alsintan di kabupaten Klaten, meningkatkan kopetensi pengelola alsintan dan pengoperasian, pemeliharaan administrasi dan menejemen alsintan, mengoptimalkan manfaat alsintan agar tepat guna, tepat waktu dan tepat sasaran bagi petani
Lebih lanjut Roni, kita akan mendorong standar pelayanan pengelola alsintan yang profesional dan akuntabel, menjadi mitra pemerintah kabupaten Klaten dalam pelaksanaan program mekanisasi pertanian, menumbuhkan kemandirian ekonomi anggota melalui pengelolaan usaha jasa alsintan yang sehat dan berkelanjutan harapan kami
Menurut Roni, paguyuban akan berusaha menjadi wadah yang mampu menjembatani kepentingan petani dengan berbagai pihak. Petani tidak hanya membutuhkan alat, tetapi juga membutuhkan informasi, pendampingan, pelatihan, serta akses terhadap teknologi yang tepat guna.
“Intinya kami ingin membantu petani. Kami mengakomodasi kebutuhan yang belum terpenuhi dan berusaha mencarikan aksesnya, baik melalui pemerintah maupun kerja sama dengan pihak lain,” katanya.
Ia berharap keberadaan Paguyuban Braja Mandiri dapat memberikan manfaat nyata bagi petani di berbagai wilayah Kabupaten Klaten. Dengan adanya wadah bersama, persoalan yang dihadapi petani diharapkan dapat lebih mudah disampaikan dan dicarikan solusinya.
Pengukuhan paguyuban tersebut sekaligus menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antara petani, pemerintah, kelompok tani, serta pelaku usaha di bidang pertanian. Sinergi tersebut dianggap penting agar program peningkatan pertanian tidak berhenti pada bantuan alat semata, tetapi juga diikuti dengan peningkatan kapasitas sumber daya manusia.
Paguyuban Braja Mandiri berkomitmen untuk terus memperluas jaringan dan mengakomodasi kebutuhan petani dari berbagai wilayah di Kabupaten Klaten. Semakin banyak kelompok dan desa yang bergabung, diharapkan semakin kuat pula posisi petani dalam memperoleh akses terhadap sarana produksi, teknologi, pelatihan, maupun berbagai program pemerintah.(San(








