Surakarta – Bhayangkara-lipsus.com – Kawasan pasar gede dan sekitarnya berubah menjadi lautan manusia untuk menyaksikan karnaval budaya grebeg Sudiro 2026 Minggu 15/2/2026.di tengah hujan deras yang mengguyur kawasan pasar gede sekitar nya, tak menyurutkan warga menyaksikan karnaval di tengah hujan deras,dalam karnaval ini 5000 kue keranjang dibagikan.
Dalam pantauan bhayangkara lipsus grebek sudiro menampilkan sejumlah defile dari berbagai daerah,baik dari kota Surakarta maupun luar kota dan luar negeri.parade grebek sudiro ini di buka langsung oleh wakil walikota Surakarta Astrid Widayani.
Parade dimulai dari pasukan Paskibra yang membawa gambar Burung Garuda, dilanjutkan dengan korps drum band, dan atraksi liong serta barongsai maupun miniatur pasar gede Panitia juga telah menyiapkan jodang atau gunungan berisi ribuan kue keranjang yang siap dibagikan.Warga dari berbagai daerah tetap bertahan di lokasi meski basah kuyup demi mendapatkan kue keranjang yang disebar maupun yang ada di jodang.dalam sambutan wakil walikota Astrid Widayani memberikan apresiasi tinggi atas kesuksesan acara tersebut
“Grebeg Sudiro adalah wajah asli Solo dan Indonesia. Di sini kue keranjang berpadu dengan gunungan, barongsai berpadu dengan reog. Ini membuktikan bahwa keberagaman yang terjalin selama berabad-abad di Sudiroprajan tetap harmonis dan memberikan dampak ekonomi yang nyata bagi UMKM,” tegas Astrid Widayani.
Salah satu warga Delanggu Budi (39), mengaku sangat antusias hingga berhasil membawa pulang 7 bungkus kue keranjang. Ia harus berdesak-desakan dengan warga lain untuk mendapatkan kue tersebut.
“Iya, tadi sempat desak-desakan buat berebut. Alhamdulillah dapat 7 kue keranjang,” kata Budi saat ditemui di lokasi oleh bhayangkara lipsus, Minggu (15/2/2026). Budi bercerita sudah tiba bersama istri dan anak di pasar gede sejak pukul 12.50 WIB. Ia mengaku baru pertama kali hadir.
“Sejak pukul 12.50 wib siang tadi sudah di sini mas datang dari Delanggu Sebelumnya ucapnya. Rencananya, kue-kue tersebut akan ia makan bersama keluarga dan bagi ke tetangga.
Sementara itu Ketua Panitia Grebeg Sudiro 2026, Arsatya Putra Utama, mengatakan total ada 5.000 kue keranjang yang dibagikan. Kue-kue tersebut disusun dalam dua jodang utama.
“Ada 5.000 kue keranjang yang dihadirkan dalam bentuk jodang, ada jodang lanang (laki-laki) dan wadon (perempuan). Ada juga kue keranjang yang dibagikan dari atas panggung,” jelas Arsatya.
Ia menjelaskan, konsep Grebeg Sudiro tahun ini tetap mempertahankan tradisi tahun-tahun sebelumnya, yakni dimulai dengan kirab budaya yang diikuti oleh 50 kelompok masyarakat.
“Karnaval seperti tahun lalu, rutenya mengelilingi kawasan Pasar Gede yang dikenal sebagai Kampung Pecinan,” pungkasnya.…
Pasar Gede, melintasi Jalan Jenderal Sudirman, Jalan Mayor Kusmanto, Jalan Kapten Mulyadi, Jalan RE Martadinata, Jalan Cut Nya Dien, Jalan Juanda, Jalan Urip Sumoharjo, dan kembali ke Pasar Gede. (Gogor)








