Klaten, Bhayangkara-lipsus.com-Dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) 002 di desa Gombamg, Kecamatan, Kabupaten Klaten pada Kamis, 04/09/2025 telah di resmikan secara langsung oleh Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo, S.I,.Kom
Acara peresmian tersebut di hadiri juga oleh jajaran Forkopimda, kepala OPD terkait, Forkopimcam Cawas, Ketua DPRD Kabupaten Klaten, H. Edy Sasongko,serta perwakilan Guru Paud, TK, SD, SMP, dan SMA. Wilayah Cawas.
Dapur MBG ini merupakan bagian dari program Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang dicanangkan Badan Gizi Nasional (BGN) sebagai strategi percepatan penanganan stunting dan pemenuhan gizi anak sekolah.
Dalam acara peresmian di lakukan prosesi pemecahan sebuah kendi oleh Bupati Klaten sebagai tanda telah buka dapur MBG 002 Di Gombang, Cawas, kemudian di lanjutkan dengan pelepasan mobil operasional MBG dan peninjauan langsung aktivitas di dapur. tersebut
Dengan dimulainya operasional Dapur Makan Bergizi Gratis di Desa Gombang, Klaten meneguhkan langkah awal menuju masyarakat yang lebih sehat, sejahtera, dan berdaya melalui pendekatan bergizi, inklusif, dan berkelanjutan.
Dalam sambutanya Bupati Klaten H. Hamenang Wajar Ismoyo, S.I.Kom., menyampaikan rasa syukur atas terwujudnya dapur SPPG 002 yang dinilai sebagai bentuk nyata perhatian pemerintah terhadap kebutuhan gizi masyarakat, khususnya anak-anak sekolah di kabupaten Klaten
“Kami selaku Pemerintah Daerah Kabupaten Klaten sangat mengapresiasi kepada Yayasan Merah Putih Peduli, TNI-Polri, serta seluruh pihak yang telah berkontribusi. Semoga dapur ini mampu memperkuat ketahanan pangan sekaligus meningkatkan kualitas kesehatan generasi muda di Klaten,” Jelasnya.
Dalam Kesempatan itu Kepala SPPG Gombang Cawas 002, Herlambang Wira Kusuma, menjelaskan bahwa fasilitas dapur ini memiliki cakupan yang cukup luas dan melibatkan sekitar 50 pegawai, yang telah melalui pelatihan dan pemeriksaan kesehatan dengan baik.ujarnya.
Sebagai bentuk perhatian terhadap kualitas layanan, Herlambang menyampaikan bahwa air telah diuji kualitas dan kesehatan pegawai diperiksa melalui Dinas Kesehatan setempat, untuk kwalitas, kebersihan serta keamanan layanan dapur tetap terjaga.
Masih lanjut Herlambang “ruang lingkup yang kita layani mencakup seluruh jenjang pendidikan mulai PAUD hingga SMA dan dapur ini melibatkan sekitar 50 pegawai, yang telah melalui pelatihan dan pemeriksaan kesehatan dengan baik”.ungkapnya. (San)








