Klaten – Bhayangkara-lipsus.com – IKA PMII Kabupaten Klaten dan WALHI Yogyakarta serta FAMM Indonesia mengadakan sekolah riset dan advokasi yang di ikuti oleh 21 organisasi, kegiatan ini merupakan kegiatan Paripurna yang dilaksanakan pada Minggu, (14/09/2025) Kegiatan tersebut dengan mengambil tema “Para legal untuk komunitas”
Dalam kesempatan itu M. Nuryandin Edy Purnomo menyampaikan harapannya bahwa Sekolah Riset Advokasi ini tidak hanya menjadi kegiatan sekali jalan, akan tetapi menjadi awal dari gerakan aktif masyarakat dalam pengawasan dan partisipasi pembangunan. Beberapa harapan spesifik diantaranya.
Peningkatan partisipasi masyarakat desa dalam perencanaan dan pengawasan pembangunan desa. Komunitas pemuda yang mampu bekerja sama dengan perangkat desa dan pemerintah kabupaten untuk memastikan kebijakan yang dibuat benar-benar mencerminkan kebutuhan masyarakat.
M. Nuryandin menjelaskan, dengan di gelar kegiatan ini salah satunya upaya ikhtiar kami untuk mendorong lahirnya aktivitas muda Klaten dari berbagai komunitas untuk mengawal kebijakan, terutama kebijakan di Kabupaten Klaten.
Sasarannya yang jelas sejak awal kami adakan kegiatan ini aktivis muda yang ada di Klaten dari berbagai organisasi, mahasiswa dari organisasi kepemudaan, perempuan kemudian teman-teman aktivitas lingkungan kegiatan lintas iman. Ujarnya.
Berhubungan dengan hajat masyarakat Klaten yang ada di Kabupaten, harapannya kebijakannya itu lebih pertama di level perencanaan , baik di tingkat Desa hingga Kecamatan Kabupaten
Jadi melibatkan semua orang dan semua orang itu tidak boleh ada orang yang tidak terlibat tidak terangkat dalam pembangunan ini akhirnya kebijakan ini betul-betul memberikan manfaat kepada masyarakat Klaten.jelasnya.(San)








