Beranda Tak Berkategori Dinsos P3APPKB Kabupaten Klaten Gelar Sosialisasi Verifikasi & Validasi Penerima Bansos Agar...

Dinsos P3APPKB Kabupaten Klaten Gelar Sosialisasi Verifikasi & Validasi Penerima Bansos Agar Tepat Sasaran  

64
0

Klaten – Bhayangkara-lipsus.com – Rabu 28 Januari 2026 bertempat di Pendopo Pemerintah Kabupaten Klaten dilaksanakan kegiatan Sosialisasi Verifikasi dan Validasi Data Penerima Bantuan Sosial Program Keluarga Harapan (PKH), Program Sembako, serta Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI JK) berdasarkan data salur tahap IV Tahun 2025.

Kegiatan tersebut di hadiri Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo.S.I.Kom., Pj Sekda Kabupaten Klaten, Staf Ahli Bupati, Kepala OPD Kabupaten Klaten, Kepala BPS Klaten, perwakilan PKH Klaten, TKSK Klaten, para camat, serta tamu undangan lainnya.

Dalam kesempatan itu Kepala Dinas Sosial P3APPKB Kabupaten Klaten, Puspo Enggar Hastuti. S.E menyampaikan bahwa kegiatan ini dilatarbelakangi oleh dinamika perubahan kondisi ekonomi masyarakat yang belum sepenuhnya tercermin dalam data.

“Apabila ada warga masyarakat yang kondisi ekonominya sudah berubah, namun datanya belum terbarui, dan itu diperlukan verifikasi dan validasi ulang agar bantuan benar-benar tepat sasaran,” ujarnya.

Sementara itu, Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo menegaskan, bahwasanya pemerintah Kabupaten Klaten telah berkoordinasi dengan OPD terkait untuk mencari akar permasalahan sekaligus solusi yang efektif. Dikarenakan masih banyak keluhan masyarakat terkait bantuan sosial yang dinilai belum tepat sasaran.

“Sebelum diadakan musyawarah desa, kita dorong dilaksanakannya pramusdes melalui rapat RT dan RW yang melibatkan warga. Karena masyarakat sendiri yang paling mengetahui kondisi riil di lingkungannya, sehingga data yang dihasilkan lebih akurat,” tuturnya.

Dengan harapan hasil musyawarah tersebut yang akan menjadikan dasar pembaruan peta penerima bantuan sosial di Kabupaten Klaten. kami selaku pemerintahan Kabupaten Klaten menekankan bahwa dengan langkah ini memerlukan komitmen bersama dari seluruh pihak.

“Upaya ini tidak akan berhasil jika tidak dilaksanakan dengan sungguh-sungguh. Kita butuh komitmen bersama agar data benar-benar bersih dan jelas,” tegasnya.

Masih lanjut Hamenang apabila masih terdapat penerima yang seharusnya sudah mampu namun enggan melakukan graduasi, maka akan dilakukan langkah lanjutan berupa stikerisasi sebagai bentuk penandaan. (San)

 

sumber prokopim klaten

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here