Klaten – Bhayangkara-lipsus.com – Peresmian jembatan penghubung antara Desa Bener, Kecamatan Wonosari, Kabupaten Klaten, dengan Desa Ngrombo, Kecamatan Baki, Kabupaten Sukoharjo, pada Kamis, 22 Mei 2025
Jembatan Bogor mempunyai panjang 43 meter dan lebar 1,8 meter di resmikan langsung oleh bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo, dan acara ini dihadiri oleh pejabat daerah, Camat Wonosari, Kepala desa se kecamatan Wonosari dan masyarakat sekitar
Dalam ksempatan itu bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo menjelaskan, Jembatan dukuh Bogor merupakan perbatasan antara Klaten ke Sukoharjo khususnya untuk tranfortasi menuju ke pabrik delta dan juga kawasan industri perumahan pembuatan alat musik .
Jadi warga masyarakat dalam rangka beraktifitas melewati jembatan ini bisa lebih lancar dan lebih aman dengan di bangunnya jembatan ini memiliki tujuan utama untuk meningkatkan konektivitas antar wilayah, mempercepat mobilitas masyarakat, dan mendorong pertumbuhan ekonomi.Jelasnya
Kepala desa Bener Suparmi juga menyampaikan jembatan panjang dengan 43 meter lebarnya 1,8 meter tapi itu sangat bermanfaat sekali bagi warga masyarakat, dan merupakan jalan alternatif bagi warga masyarakat desa Bener dan sekitarnya
“Jembatan dukuh Bogor waktu dulu berupa sesek yang terbuat dari bambu dan setelah saya menjabat kepala desa yang pertama kali pada tahun 2013 kita ganti dengan tongsas, namun tahun 2023 kemarin jembatan itu hancur saat banjir ,” paparnya.
Pada akhirnya setalah jembatan hancur, kami mendapatkan bantuan dari BKK senilai 220 juta dan masih kita tambahi dengan dana desa sebanyak 21 juta, bahkan masyarakat berpartisipasi dengan niat untuk mencari donatur dari warga mendapatkan 71, 6 juta untuk pembangunan jemabatan dan Alhamdulillah bisa selesai dan sekarang bisa digunakan.(san)








