Beranda Tak Berkategori Kirab Umbul Mantram  Sangat Meriah Sekali

Kirab Umbul Mantram  Sangat Meriah Sekali

75
0

Surakarta-Bhayangkara-lipsus.com. Kamis (06/02/2026) Peserta Kirab Umbul Mantram kirab Umbul mulai berdatangan ke kelurahan Sudiroprajan Jebres kamis (5-2-2025) pada pukul jam18.00.

Di iringi ungkapan doa dan rasa syukur acara umbul mantram dimulai dengan suasana sakral,kental dengan akulturasi budaya Jawa Tionghoa.

Kirab Umbul mantram diawali pembawa bendera merah putih bendera panji Mandala, kemudian di ikuti sesepuh adat walikota Respati Ardi wakil walikota Astrid Widayani.

Ribuan warga antusias memadati lokasi kirab yang dilalui nya untuk menyaksikan kirab budaya dan ritual doa bersama.

Umbul Mantram sebagai tradisi tahunan menjadi simbol syukur dan harapan masyarakat. Kirab budaya diikuti warga sekitar dengan membawa gunungan hasil bumi.

Tahun ini, Grebeg Sudiro mengangkat tema ‘Harmony in Diversity’, menekankan pentingnya keberagaman dan persatuan.

Perayaan kental dengan akulturasi budaya Jawa dan Tionghoa, peserta kirab mengenakan beskap, kebaya serta pakaian yang identik dengan acara ini. Tak hanya kirab, di sepanjang jalan wilayah Pasar Gede dihiasi lampion warna-warni menambah nuansa Imlek semakin meriah.

Walikota solo Respati di wawancarai wartawan mengatakan mengapresiasi warga yang antusias mengikuti tradisi umbul mantram yang mengawali rangkaian grebek sudiro kelurahan Sudiroprajan memiliki potensi yang masih bisa ditunjukkan pada tahun tahun berikutnya.

Ini merupakan wujud kerukunan yang harus kami jaga, saya mengapresiasi warga yang menyambut kirab.

Sementara itu, Direktur Utama Badan Otorita Borobudur, Agustin Peranginangin, yang turut hadir pada pembukaan Grebeg Sudiro 2026 itu menjelaskan event budaya, termasuk Grebeg Sudiro di Kota Solo cukup baik. Banyak seniman yang berperan aktif meramaikan setiap event budaya.

“Namun satu hal saya ingatkan seperti pesan Presiden Prabowo Subianto, yakni kebersihan tidak bisa ditawar. Kami berharap semuanya bisa menjaga kebersihan dan bisa menjadi contoh kegiatan kepariwisataan agar tidak menimbulkan sampah,” ujar dia.

Sebagai informasi, Grebeg Sudiro menjadi salah event Kota Solo yang masuk Kharisma Event Nusantara (KEN) 2026. KEN merupakan program dari Kementerian Pariwisata untuk mempromosikan berbagai destinasi maupun atraksi wisata di berbagai daerah di Indonesia.

Wartawan bhayangkara lipsus mewawancarai warga Heni (28tahun)

mengatakan bahwa sangat senang menyaksikan kirab umbul mantram yang mencerminkan kearifan lokal Jawa Tionghoa

Wartawan bhayangkara lipsus mewawancarai indah (30) sangat senang melihat warga rebutan gunungan maupun burung.(Gogor)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here