Surakarta – Bhayangkara-lipsus.com – 3 Maret 2026, Dewan Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda Marhaenis (DPC GPM) kota Surakarta dan ketum Solo Gotong Royong Generasi Muda Indonesia untuk sejahtera (LOG1KA) menyatakan sikap tegas atas serangan udara Amerika dan Israel ke Iran.
Gogor Johan ketum LOG1KA dan DPC GPM kota Surakarta mengatakan mendorong Dewan Keamanan PBB menggelar rapat darurat guna membahas krisis Iran.menekankan bahwa tujuan dan prinsip Piagam PBB harus dipatuhi serta menolak penggunaan kekuatan dalam hubungan internasional.
menilai serangan Israel dan Amerika bertentangan dengan nilai kemanusiaan. Sehingga harus segera dihentikan.
Ketum LOG1KA dan GPM kota Surakarta mengutuk serangan Amerika beserta sekutu nya, karena bertentangan dengan nilai-nilai kemanusiaan dan pembukaan UUD 1945,
Agresi militer itu juga dipandang melanggar hukum perjanjian internasional. Persatuan Bangsa-Bangsa (PBB) harus mengambil langkah tegas dalam permasalahan konflik ini.
Amerika dan Israel harus menghentikan serangan ke Iran karena serangan ini bertentangan dengan pasal 2 (4) Deklarasi PBB,
Gogor Johan juga melihat dari serangan tersebut, di duga ada maksud terselubung dalam amerika menginvasi IRAN. Diduga Iran salah satu negara yang paling getol mendukung Palestina merdeka.
“Serangan ini diduga merupakan upaya sistematis yang membuat posisi strategis Iran di kawasan, sekaligus membatasi dukungan Iran terhadap perjuangan untuk kemerdekaan Palestina,”maupun sumber daya alam lain juga terang Gogor
Gogorjohan menyoroti peran sentral Amerika Serikat melalui Board of Peace (BoP). Strategi AS tersebut kini mempertanyakan efektivitasnya: apakah benar-benar demi keadilan atau justru memperkuat sistem keamanan yang timpang dan menghambat kemerdekaan Palestina. Atas dasar ketidakefektifan ini,
Gogor Johan mendesak Pemerintah Indonesia untuk segera menarik diri dari keanggotaan BoP demi mencari jalan perdamaian yang lebih nyata. “Karena yang terjadi justru sebaliknya, Trump melakukan serangan bersama Israel terhadap Iran dan memicu dibuka nya kran perang dunia 3 yang melibatkan berbagai kekuatan, baik secara langsung maupun melalui proksi,
Gogor Johan mengingatkan bahwa perlawanan terhadap segala bentuk penindasan bangsa atas bangsa (exploitation de nation par nation) adalah amanat ideologis yang diwariskan oleh Bapak Marhaenisme, Bung Karno.menyerukan agar semangat anti-imperialisme terus dikobarkan guna menciptakan tatanan dunia yang lebih adil dan bebas dari penjajahan.Berjuang terus tanpa pernah lelah untuk melenyapkan imperialisme dari muka bumi ini. Ini pun sesuai dengan ajaran dari pemimpin besar kita, Bung Karno, Bapak Marhaenisme,”. (Red)








