Klaten — Bhayangkara-lipsus.com – Pondok Pesantren lbnu Abbas Klaten menggelar Wisuda Santri Tahfiidz Al-Quran yang dilaksanakan di Gedung Wongsomanggolo,Klaten, pada Selasa (16/6/2026).Prosesi wisuda dihadiri jajaran pengurus pesantren, para ustaz dan ustazah, wali santri, serta tamu undangan.
Acara ini merupakan puncak rangkaian Haflah Takharruj waTakrim PPTQ Ibnu Abbas Klaten Tahun 2026 yang dikuti oleh ratusan santri dan maha santri merupakan bentuk apresiasi atascapaian akademik, tahfidz Al-Quran dan pembinaan karakter selama menempuh pendidikan.
Para wisudawan dan wisudawati dengan jumlah 471 merupakan santri yang telah menunjukkan capaian membanggakan, tidak hanya dalam bidang hafalan Al-Qur’an, tetapi juga dalam prestasi akademik serta pembinaan karakter dan Akhlak Islami, serta tahfidz Alqur’an.
Dalam kesempatan itu Sekretaris PPTQ Ibnu Abbas Klaten, Dr. Umarrulfaruq Abubakar, Lc., M.H.,saat di temui awak media menjelaskan bahwa proses menuju wisuda tidak dilakukan secara instan.
Para santri terlebih dahulu mengikuti berbagai tahapan evaluasi dan pembinaan untuk memastikan kualitas hafalan, pemahaman, serta pembentukan karakter yang sesuai dengan nilai-nilai Al-Qur’an.
“Untuk mencapai tahap wisuda ini, kami menyelenggarakan beberapa kali proses pembinaan dan evaluasi. Tujuannya agar para santri benar-benar siap, baik dari sisi akademik, akhlak, maupun hafalan Al-Qur’an,” ujarnya
Menurutnya, capaian para santri tahun ini sangat membanggakan. Selain memiliki hafalan Al-Qur’an yang baik, banyak di antara mereka yang berhasil menorehkan prestasi di berbagai bidang, baik pada tingkat lokal, regional, nasional, hingga internasional.
“Ahamdulillah, para santri memiliki banyak prestasi yang membanggakan. Mereka aktif mengikuti berbagai kompetisi dan mampu meraih penghargaan di tingkat lokal maupun internasional. Namun yang paling penting, di balik seluruh prestasi tersebut, mereka adalah anak-anak yang menghafal Al-Qur’an dan menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup,” tambahnya.
Para santri tidak hanya dibekali kemampuan intelektual, tetapi juga nilai-nilai keislaman yang kuat sehingga mampu menghadapi tantangan zaman tanpa meninggalkan identitas sebagai generasi Qurani.
Keberhasilan para santri dalam menyeimbangkan prestasi akademik dan hafalan Al-Qur’an menjadi bukti bahwa pendidikan pesantren mampu melahirkan generasi yang unggul dalam berbagai bidang.
Dalam kesempatan tersebut, pihak pesantren juga menyampaikan apresiasi kepada para orang tua yang telah memberikan dukungan penuh selama proses pendidikan putra-putri mereka. Keberhasilan para wisudawan merupakan hasil kerja sama antara pesantren, keluarga, dan para santri yang terus berjuang menjaga semangat belajar dan menghafal Al-Qur’an.
Pondok Pesantren Ibnu Abbas berharap para lulusan dapat terus menjaga hafalan Al-Qur’an, mengamalkan ilmu yang telah diperoleh, serta menjadi teladan di tengah masyarakat. Selain itu, para santri diharapkan mampu melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi dan berkontribusi bagi bangsa serta umat Islam.
Kami berharap, anak-anak yang diwisuda hari ini tidak berhenti pada capaian yang telah diraih. Mereka harus terus belajar, menjaga hafalan Al-Qur’an, memperkuat akhlak mulia, dan menjadi generasi yang memberikan manfaat bagi masyarakat, bangsa, dan agama,” ungkap Dr. Umarrulfaruq Abubakar.(San)








