KLATEN – Bhayangkara-lipsus.com – Bertempat di Angkringan Widoro, Kecamatan Ketandan Kabupaten Klaten, Nasabah PD BKK Klaten di dampingi IKA PMII bersilaturahmi bersama Didik Haryadi anggota DPR RI Komisi XI dari Fraksi PDI Perjuangan, pada Senin (16/3/2026).
Dalam silahturahmi ini sebagai ajang dialog antara nasabah dengan wakil rakyat terkait persoalan dana nasabah PD BKK Klaten yang sampai sekarang belum terselesaikan.
Anggota DPR RI Komisi XI dari Fraksi PDI Perjuangan, Didik Haryadi saat di temui beberapa media menyampaikan, Pertemuan ini merupakan pertemuan yang kedua dengan para nasabah PD BKK Klaten. Ia menegaskan bahwa persoalan ini harus ditangani secara serius karena berkaitan langsung dengan kepercayaan masyarakat terhadap lembaga keuangan daerah
Menurutnya, PD BKK merupakan salah satu lembaga yang melibatkan pemerintah daerah sebagai pemegang saham sehingga tanggung jawab penyelesaian persoalan tidak bisa dilepaskan dari pemerintah.
“PD BKK adalah salah satu stakeholder yang sahamnya dimiliki pemerintah. Pemerintah Kabupaten Klaten memiliki sekitar 35 persen, sedangkan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah sekitar 65 persen. Karena ini berkaitan dengan uang masyarakat yang dikelola oleh lembaga yang sahamnya dimiliki pemerintah, maka pemerintah juga harus bertanggung jawab,” jelasnya.
Dalam Kesempatan Itu Ketua IKA PMII Kabupaten Klaten, Nuryadin Edy Purnomo SE menjelaskan bahwa pertemuan ini difasilitasi oleh IKA PMII sebagai pendamping dan menjembatani komunikasi antara para nasabah dengan anggota DPR RI.
Menurutnya, konsolidasi telah dilakukan dengan mengumpulkan perwakilan nasabah dari berbagai wilayah. mengkonsolidasikan perwakilan dari 26 perwakilan dari kecamatan di Klaten.
Tujuannya agar para nasabah dapat menyampaikan langsung permasalahan mereka kepada wakil rakyat. Sedikit banyak pertemuan ini diharapkan bisa membuka jalan penyelesaian persoalan yang dihadapi para nasabah,” jelasnya
Masih lanjut Nuryadin, perjuangan para nasabah untuk mendapatkan kembali hak mereka masih terus berjalan. Ia juga menyampaikan bahwa dalam waktu dekat para nasabah punya berencana melakukan aksi damai menyampaikan aspirasinya kepada pemerintah.(San)








