Beranda Tak Berkategori 1.000 Porsi Bubur Samin Dibagikan Secara Gratis di Masjid Darussalam 

1.000 Porsi Bubur Samin Dibagikan Secara Gratis di Masjid Darussalam 

32
0

Surakarta – Bhayangkara-lipsus.com – Ditengah hujan warga rela antri untuk ambil bubur Samin di masjid Darussalam kelurahan jayengan Serengan Solo.(19/02/2026)

Bubur samin khas Banjar, Kalimantan Selatan, selalu menjadi primadona warga selama bulan Ramadhan ini Bubur samin dibuat oleh Takmir Masjid Darussalam di Kelurahan Jayengan, Kecamatan Serengan.

Pengurus masjid setempat menyediakan sekitar 1.000 porsi bubur samin per harinya untuk dibagikan secara gratis kepada warga tiap jelang berbuka puasa sebagai upaya melestarikan tradisi komunitas warga keturunan Banjarmasin yang telah ditetapkan sebagai warisan budaya tak benda oleh kementerian kebudayaan republik Indonesia.hadir dalam pembagian bubur Samin wakil walikota Astrid Widayani,kgph Dipokusumo mantan walikota teguh Prakosa.

Dalam sambutannya wakil walikota Astrid tradisi bubur samin yang sudah mengakar sejak 1985 ini terus lestari. Sebagai pewujudan akulturasi budaya dari pendatang asli Banjar, Kalimantan Selatan itu tumbuh menjadi tradisi baru yang berbaur dengan kehidupan masyarakat asli Solo.Dibuktikan dengan semangat toleransi yang juga telah mengakar sejak lama.

“Ini akulturasi yang sudah berlangsung bertahun-tahun, dari warga asli Banjar yang sudah tinggal dan menetap di Solo. Kami sangat mengapresiasi tradisi di Masjid Darussalam ini. Mari dijaga sama-sama tradisi yang sudah baik ini,” ucap Astrid.

Eksistensi kebudayaan yang muncul dari warga keturunan Banjar di sekitar Masjid Darussalam, akhirnya diakui Kemenbud.

Terhitung mulai Oktober 2025 lalu, aktivitas berbagi bubur samin khas Banjar resmi diakui sebagai warisan budaya tak benda, bersamaan dengan 13 item kebudayaan lainnya.

Tahun lalu Kota Solo dapat 14 item warisan tak benda dari Kementerian Kebudayaan. Salah satunya tradisi bubur samin. Ini menguatkan posisi Kota Solo akan berbagai segi kebudayaan yang ada. Termasuk dari sisi kuliner,” imbuh Astrid.

Saat wartawan bhayangkara lipsus mewawancarai warga yang bernama Ega dia mengatakan sering ikut antri untuk ambil bubur Samin apalagi masakan enak.(Gogor)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here