KLATEN – Bhayangkara-lipsus.com – Dalam rangka pengabdian masyarakat sebagai bentuk peringatan hari Jaminan Kesehatan Dunia yang jatuh pada bulan Desember, Generasi Muda Forum Komunikasi Putra-putri Purnawirawan dan Putra putri TNI Polri (GM FKPPI) Kabupaten Klaten, menyelenggarakan giat sosial kesehatan untuk 100 warga penghuni Rusunawa Klaten dibawah Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman klaten. pada Minggu ( 28/12/2025 )
Kegiatan tersebut di gelar dalam rangka memperingati Hari Kesehatan Dunia (Universal Health Coverage/UHC) diperingati setiap 12 Desember. Untuk menegaskan bahwa akses layanan kesehatan berkualitas dan terjangkau adalah hak dasar manusia, bukan kemewahan.
Hari ini menjadi pengingat global untuk mendorong investasi lebih besar di bidang kesehatan, mengurangi biaya tak terjangkau dan memastikan semua orang dapat perlindungan sejalan dengan tujuan PBB untuk pembangunan internasionalinternasional, seperti yg ditetapkan PBB pada 2017.
Acara giat dihadiri Ketua GM FKPPI Klaten Fransiscus Andri Harmoko, Bapak Anton Sanjaya selaku penggiat/relawan Anti Narkoba , Ketua Gerakan Pemuda Anti Narkoba (GARDATIBA) Galang Mujahid Abdillah dan beserta anggota masing masing.
Ketua GM FKPPI Kabupaten Klaten, Fransiscus Andri Harmoko, dalam keterangannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata peran generasi muda dalam mendukung agenda global di bidang kesehatan serta sebagai bentuk kepedulian sosial terhadap masyarakat sekitar.
Melalui kegiatan sosial kesehatan ini, GM FKPPI Kabupaten Klaten ingin berkontribusi langsung kepada masyarakat, khususnya penghuni Rusunawa, agar mereka mendapatkan pelayanan kesehatan yang layak. Kesehatan adalah hak semua orang, dan kami ingin ikut ambil bagian dalam mewujudkan hal tersebut,” ujarnya.
Ia berharap terselenggaranya kegiatan ni merupakan giat global mendorong pemerintah dan pemimpin untuk memprioritaskan kesehatan ,bebas narkoba dan mewujudkan cakupan kesehatan universal pada tahun 2030.
Dan diharapkan dengan kegiatan aksi sosial ini bagi penghuni rusunawa bisa terbantu dalam pelayanan kesehatan bagi mereka terutama penghuni rusunawa yang belum tersentuh layanan kesehatan. Pungkasnya. (Red)








