Colomadu – Bhayangkara-lipsus.com – Gabungan timsar bersama relawan dan masyarakat setempat berhasil menemukan survivor Yazid Ahmad firdaus (26) pendaki yang sebelumnya dilaporkan hilang sejak Minggu (18/Januari/2026) dikawasan mongkrang berhasil di temukan dalam kondisi meninggal dunia.
Ketua tim penguatan pencarian korban dari Wanadri Badawi saat diwawancarai wartawan penemuan bukan karena kebetulan tapi secara analisa korban ditemukan di tapak nogo dan untuk medanya ekstrim dan perlu keahlian tinggi untuk melewati.tubuh korban Yazid tersangkut di pohon pisang yang berada di aliran sungai tempur dan korban di evakuasi ke jalur beruk Jatiyoso,
Saat wartawan mewawancarai kepala Basarnas Surakarta Kamal Riswandi mengatakan mengevaluasi korban dengan mengalihkan jalur dari jalur pendakian mongkrang ke jalur beruk Jatiyoso karena Medan utama dinilai terlalu curam dan berisiko, dan jalur sungai yang lebih landai
Demi keselamatan proses evakuasi jenazah jenasah Yazid ditemukan pada pukul 08.45 wib di sisi barat bukit mongkrang tepat nya di tapak nogo arah ke bukit mitis.proses evakuasi jenazah berlangsung sekitar dua jam lebih sedikit dengan melibatkan 15 personel di titik penemuan korban.total timsar 50 personel gabungan dari berbagai unsur.
Bupati Karanganyar Robert Chriasto saat diwawancarai wartawan di RSUD Karanganyar mengatakan “penemuan korban mengapresiasi hasil kerja tim sar gabungan yang didukung oleh relawan dan masyarakat selama beberapa mencari korban” .ungkapnya.
Kapolres Karanganyar AKBP Arman Sahti saat diwawancarai wartawan di RSUD Karanganyar mengatakan ‘identifikasi awal dilakukan berdasarkan properti yang melekat pada korban.seperti kaos dalam jaket celana dan kaos kaki yang identik dengan korban,
sebelum melakukan pendakian pihak keluarga juga telah membenarkan kesesuaian pakaian tersebut.polres Karanganyar menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban sekaligus mengapresiasi peran Basarnas TNI polri relawan dan masyarakat yang terlibat dalam operasi. Ungkapnya
Dalam pantauan bhayangkara lipsus dikediaman almarhum banyak para pelayat yang datang dan untuk jenasah datang di kediaman pada pukul 20.00 wib posisi jenasah sampai rumah duka langsung di shalat kn dan jenasah masih di dalam ambulan dan tidak diturunkan.terlihat ayah korban Sapto Mulyono tegar melepas kepergian putranya.usai di shalat kan jenasah Yazid di makamkan di TPU yang tak jauh dari rumah nya.ketua RT 03/RW 12 Muhammad Yusuf saat diwawancarai wartawan di rumah duka mengatakan dilingkungan rumah Yasid di kenal masyarakat yang baik dia suka berbaur melalui kegiatan yang ada di kampung dan taat kepada orang tua, terakhir ketemu almarhum Pas 17 Agustus kemarin mas Yasid adalah salah satu panitia.generasi anak muda dikampung ini sedikit sehingga Yasid menjadi salah satu generasi yang ada di sana yang bisa menjadi penerus.dan kita merasa kehilangan katanya.
Saat bhayangkara lipsus mewawancarai salah satu warga gawanan yang bernama Iga mengatakan “bahwa jenasah Yasid orang nya baik dan kami kehilangan beliau.dia juga mengatakan ikut juga mencari korban bersama keluarga saat naik ke mongkrang katanya seperti kayak di film Hary poter dan untuk medanya sangat sulit dan kabut nya kandel kita semester saja tidak kelihatan” katanya.(Gogor)








